Breaking News

Keunikan Stasiun Bedono Destinasi Wisata Jambu, Kabupaten Semarang

Ketika seseorang berkata bahwa aku hanya seorang gadis kecil yang tinggal di tepi rel kereta api, aku putuskan untuk tak akan pernah berhenti. Aku perbesar tekadku untuk membaca segala dan menulis cahaya! (Helvy Tiana Rosa)
Akarwangi.com, Jambu. Admin saat melakukan perjalan ke wilayah Yogyakarta, dari Semarang, melewati kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, kali ini mampir di Stasiun Bedono yang terlihat asri. Sebenarnya tidak sengaja, karena sebelumnya saat admin sengaja mau ke stasiun Bedono palang besi menuju ke stasiun tertutup, jadilah admin mengurungkan niat. Alhamdulillah, akhirnya admin bisa masuk, dengan ijin dari seorang bapak yang menjaga dan merawat Stasiun Bedono yaitu bapak Paryoto.
Stasiun Bedono (Akarwangi.com)
Stasiun Bedono, Stasiun yang terletak pada ketinggian +711 meter merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Stasiun Bedono yang sementara waktu merupakan stasiun semi-aktif yang letaknya paling selatan di Daerah Operasi IV Semarang. 

Stasiun Bedono mempunyai tiga jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus beserta jalur 3 yang menyambung dengan pemutar rel (turntable), namun sudah tak pernah dipakai lagi.

Dalam sejarahnya, stasiun ini dibangun untuk mengangkut hasil perkebunan alias bisnis perkebunan yaitu kopi,sebagai komoditas ekspor di masa penjajan Belanda.

Pembangunan stasiun Bedono bersama dengan pembangunan jalur kereta api Secang–Ambarawa yang merupakan jalur kereta api perbukitan. Jalur yang resmi dibuka pada tahun 1905 yang merukana hasil kerja keras para insiyur Belanda dan kuli para pribumi.

Pada tahun 1976, jalur kereta api ini resmi ditutup, karena pada masa itu kendaraan roda empat baik truk dan mobil mulai berkembang dengan pesat.  Kini jalur Kereta api Ambarawa-Bedono masih beroperasi semi aktif, artinya jika ada wisatawan yang menyewa kereta wisata, kereta yang ditarik dengan lokomotif uap, maka stasiun Bedono akan beroperasi.

So, kedatangan kereta wisata tersebut, tidak bisa dipastikan karena tergantung ada tidaknya wisatawan yang menyewa kereta uap tersebut. Dan menurut keterangan dari Pak Paryoto yang menjaga dan merawat Stasiun Bedono yang selalu tampak bersih dan terawat, untuk menyewa kereta perorang harus membayar Rp. 50.000/orang.

Stasiun Bedono, bisa menjadi salah satu tempat destinasi wisata, karena tempatnya yang sangat bersih terawat, berada di tengah-tengah perbukitan dengan pemandangan yang luar biasa, Masya Allah. Stasiun Bedono dengan bangunan tua yang tetap kokoh berdiri terawat, dan tampak selaras dengan lingkungan sekitar.

Oiya, ada banyak keunikan dari Stasiun Bedono ini, yang membuat sobat Akar akan menjadikannya masuk list tempat wisata yang wajib dikunjungi saat melakukan perjalanan dari Semarang ke Yogayakarta atau sebaliknya. Apa saja keunikan Stasiun Bedono, Jambu, Kabupaten Semarang?
  • Sejarah, dengan mengnjungi Stasiun Bedono, kita akan dimanjakan oleh masa lalu dijaman kolonial, dengan bagunannya yang tetap kokoh berdiri terawat, yang berada di daerah yang asri. 
  • Rel Bergerigi, karena jalur kereta Ambarawa-Bedono yang dilalui adalah daerah perbukitan yang terjal, kemiringan lahan yang tajam, agar kereta bisa memanjat daerah tersebut dan tidak terguling maka dibangunlah rel bergerigi tersebut.
  • Bak penampungan air, hah! Bak tampung air, uniknya dimana coba? eits, bak penampung ini yang masih sama sejak awal dibangun, sampai sekarang yang isinya menampung air untuk mengisi ketel kereta uap, yang airnya berasal dari sumber air alami.
  • Corong air, fungsinya adalah mengalirkan air yang berasal dari Bak penampung air, untuk dialirkan ke ketel kereta yang airnya tingal sedikit, setelah melakukan perjalan yang berat, fiuuh, lap keringat, eh. ^^
  • Turntable, meja putar yang fungsinya memutar lokomotif kereta. Yang cara kerja turntable tersebut masih menggunakan tenaga manusia, tapi sekarang sudah tidak digunakan lagi.
  • Brankas kecil yang tertanam di dinding, agar tidak dirampok dijamannya.
  • Pengatur Sinyal
  • Kereta Uap, karena Stasiun Bedono hanya untuk Kereta wisata Amabrawa- Bedono, kereta berlokomotif uap dengan bahan bakar kayu

Tempat tunggu peron (tribun jogja/Hamim)

Bangunan Toilet (Akarwangi.com)
Bak penampung air, Stasiun Bedono (Akarwangi.com)
Corong air, sedang mengisi air di ketel lokomotif kereta uap (chanel Mikael Rinto)
Corong air (Chanel Mikael Rinto)

Rel Bergerigi (Chanel Maybiprabowo)

Rel bergerigi (chanel Maybiprabowo)

Turntable (Jejakkolonial)

Brankas (jejakkolonial)
Pengatur Sinyal, Stasiun Bedono (Akarwangi.com)
Setelah tahu keunikan dari Stasiun Bedono, ah tentu saja menjadikannya salah satu wisata yang akan dikunjungi. Selain uniknya bangunan Stasiun Bedono, juga naik kereta uap, selama perjalanan naik kereta uap, kita akan menikmati pemandangan hamoaran sawah dan bukit, yang begitu sunyi dan damainya, masya Allah.

Lokasi Stasiun yang tidak jauh dari jalan raya jalur Semarang-Yogayakarta yang berada di kabupaten Semarang, sobat akar wajib mampir deh, atau tempat yang harus dikunjungi saat liburan Idul Fitri dan kenaikan kelas nanti.

Stasiun Bedono (Akarwangi.com)

Stasiun Bedono (Akarwangi.com)

Stasiun Bedono (Akarwangi.com)

jalur rel Bedono-Secang, Stasiun Bedono (Akarwangi.com)
Stasiun Bedono 1905 (Kota Toea Magelang)

Denah (jejakkolonial)

Denah (jejakkolonial)
Loket tiket (jejakkolonial)

Rumah dinas, Stasiun Bedono (jejakkolonial)

4 comments:

  1. Nice info. Sy jg railfans, senang naik kereta & mengamati hal2 yg berkaitan dg ka, trmsk stasiun. Stasiun Bedono hny diaktifkan utk wisata dgn kereta uap Ambarawa, menyimpan sejarah sbg jalur perkebunan jg. Oh ya, sy follower baru blog ini. Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih berkunjung di blog kami.
      Iya betul, hanya diaktifkan untuk wisata saja.

      Terimakasih sudah menjadi follower blog kami.semkga bermanfaat

      Delete
  2. Wah bisa jadi referensi wisata pas lebaran nih Mbak. Apalagi anak2 penggemar stasiun dan kereta

    ReplyDelete
  3. Lucu juga buat foto2 kyknya Mak. Aman karena uda gak ada kereta hilir mudik ya. Tmn2 pecinta kereta & sejarah nih pst demen bgt.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar di akarwangi.com .
Semoga bermanfaat